Static Routing IPv6 di PC Router FreeBSD dengan contoh kasus

Sebenernya udah ada disini, tapi karena nyubi kagak ngerti2, eh jadi dumi. Jadi tiap penjelasan harus ada contoh kasusnya.

gb. jaringan

gb. jaringan

Dari gambar diatas:

Host A dengan IP 2001::1 prefixlen 64 melalui rl0

Router 1 dengan IP 2001::2 prefixlen 64 melalui rl0 & 2002::3 prefixlen 64 melalui rl1

Router 2 dengan IP 2002::4 prefixlen 64 melalui rl0 & 2003::5 prefixlen 64 melalui rl1 (terhubung dengan B) & 2004::6 prefixlen 64 melalui rl2 (terhubung dengan C)

Host B dengan IP 2003::7 prefixlen 64 melalui rl0

Host C dengan IP 2004::8 prefixlen 64 melalui rl0

Jadi dari gambar tersebut dapat kita lihat bahwa terdapat 4 network (jaringan) yang berbeda yaitu:

2001::  –> (antara A & R1)

2002::  –> (antara R1 & R2)

2003::  –> (antara R2 & B)

2004::  –> (antara R3 & C)

Mengapa jaringan harus dibedakan? Karena kita menggunakan router, kalau jaringan sama gak perlu pake router, pake switch aja dah cukup.

Mana yang menjadikan parameter jaringan itu berbeda? Belajar lagi IP, yang namanya IP itu ibaratnya punya 2 bagian yaitu network dan host. Nah, yang disebut network ibaratnya adalah jalan dan host ibaratnya adalah nomer rumah. Rumah satu dengan yang lain yang saling berhubungan langsung pasti jalannya sama. Contohnya gini: A dan R1 saling berhubungan, jalannya (network) adalah 2001:: dan host untuk A adalah ::1 sedangkan host untuk R1 adalah ::2.

Baiklah, sekarang kita mulai untuk konfigurasi dan ditulis di /etc/rc.conf

Host A

hostname=”hostA.arqomalifh.web.id” —> untuk penamaan host

ifconfig_rl0=”inet6 2001::1 prefixlen 64″  —> pemberian IP

ipv6_defaultrouter=”2001::2″  —> sebagai gateway

ipv6_network_interface=”rl0″  —> interface yang digunakan

ipv6_enable=”YES”  —>mengaktifkan IPv6

Host B

hostname=”hostB.arqomalifh.web.id”

ifconfig_rl0=”inet6 2003::7 prefixlen 64″

ipv6_defaultrouter=”2003::5″

*begitu juga dengan Host C tinggal disesuaikan dengan IPnya serta jangan lupa defaultrouter adalah gatewaynya dari host tersebut. Gateway dapat disamakan dengan pintu keluar paket data di seberang host, bukan yang pada hostnya

R1

hostname=”router1.arqomalifh.web.id”

ipv6_gateway_enable=”YES”  —> mengaktifkan sebagai router

ipv6_network_interface=”rl0 rl1″  —> interface yang digunakan

ifconfig_rl0=”inet6 2001::2 prefixlen 64″  —> set IP untuk R1 pada rl0

ifconfig_rl1=”inet6 2002::3 prefixlen 64″  —> set IP untuk R1 pada rl1

ipv6_static_routes=”net3 net4″  —> penamaan saja, tapi harus sama dengan yng dibawah

ipv6_route_net3=”2003:: -prefixlen 64 2002::4″  —> agar dapat menjangkau network 2003::

ipv6_route_net4=”2004:: -prefixlen 64 2002::4  —> “<IP network tujuan> – prfixlen <panjang prefix> <gateway>”

atau dengan cara lain tidak menambahkan pada /etc/rc.conf, yaitu

cukup ditulis seperti perintah biasa:

route add -inet6 2003:: -prefixlen 64 2002::4

route add -inet6 <network tujuan> -prefixlen <panjang prefix> <gateway>

jangan lupa untuk menambahkan forwarding

tulis di /etc/sysctl.conf

net.inet6.ip6.forwading=1

keluar kemudian tulis perintah

sysctl net.inet6.ip6.forwarding=1

nah, untuk router 2 hampir sama dengan yang diatas.

Jangan lupa ucapkan hamdalah setelah selesai melakukan pekerjaan dan ucapkan basmalah sebelum memulai pekerjaan. Semoga apa yang kita kerjakan mendapat berkah.. Amiiin

Selamat mencoba ^^V


About this entry